Selasa, 31 Maret 2015

valentino rossi

VALENTINO ROSSI VALENTINO ROSSI adalah sosok pembalap nyentrik yang mampu menjual Motogp menjadi olah raga yang diminati dan ditonton oleh banyak kalangan. Semua cinta Valentino Rossi. ia lahir di tavulia, urbino, italia dari pasangan Graziano Rossi dan Ptevania Palma. Dia adalah pendongkrak terbesar dalam penjualan tiket Motogp. Tidak ada yang tidak mengenal Rossi ketika tau Motogp. Bahkan ada yang berkata, “jika Rossi pensiun, maka Motogp akan tamat. Karena Rossi adalah ruh gelaran akbar Motogp”. Ia magnet yang menjadi daya tarik Motogp. Tanpa Rossi, balapan akan terasa hambar. Kita ambil contoh ketika Rossi absen karena cedera kaki pada musim 2010. Banyak yang menyayangkan tragedi itu. Pasalnya, dari yang terlihat saat balap tanpa ada Rossi, semua jadi kurang greget. Itu bukan saja penonton yang menyaksikan. Media-media pun seperti ikut terbawa bingung ingin menuliskan berita apa saat Rossi absen. Lagi-lagi nama Rossi tetap terseret dalam penulisan di media itu. Padahal saat itu kan Rossi tidak ikut balap. Tapi kenapa Rossi tetap jadi bahasan utamanya. 125cc Valentino kecil lahir di daerah sekitar Tavulia pada 16 februari 1979. Ia sejak kecil berangan-angan menjadi pembalap hebat seperti ayahnya (Graziano Rossi). Dan tahun 1996 pebalap berjuluk The Doctor ini ahirnya benar-benar tampil di kelas dunia di ajang 125 cc. Di tahun debut Vale di Malaysia cukup mengesankan, karena ia mampu finish diurutan 6 pada race pertamanya dan bertengger di urutan 9 klasmen ahir dengan perolehan 2 podium salah satunya adalah kemenagan Pertamanya yang ia peroleh di disirkuit Brno. Saat itu banyak yang tidak menyadari bahwa rider muda dari italia ini tengah merangkak menjadi legenda dan pembalap paling berpengaruh sepanjang gelaran akbar Motogp. Nyatanya tak perlu menunggu terlalu lama, pada tahun 1997 tepat di musim kedunya di ajang balap international, Rossi ahirnya mampu menjadi juara dunia dikelas 125cc dengan perolehan 13 podium, 11 diantaranya adalah kemenagan yang ia dapatkan dari 15 race yang digelar pada tahun 1997. Total 321 poin yang ia kumpulkan di tahun ini. Saat musim itu, ia dinobatkan sebagai rider termuda yang mampu meraih 6 kemenangan secara bertrut-turut. Ia juga merupakn segelintir pembalap yang mampu menembus angka 300 poin di grand prix 125 cc. Kala ia berlaga di kelas capung ini, ia mendapat julukan Rossifummi. Julukan itu diberikan kerabat dekat Rossi yang tau atas kekaguman Rossi terhadap pembalap jepang Norifumi Abe. Karena saat itu Abe baru menginjak umur 17 tahun namun sudah bertarung di kelas para raja dengan michael Doohan dan Kevin schwantz. Dari kata Norifumi itulah ahirnya kerabat Rossi menjulukinya dengan julukan Rossifummi. 250cc Dengan prestasi cemerlangnya di kelas 125 cc, di tahun 1998 Rossi mendapatkan kesempatan untuk berlaga sekaligus mempromosikan dirinya di kancah yang lebih tinggi, yakni di kelas 250cc. Di tahun pertamaya ini, ia telah mampu merecoki duel head to head Capirosi dan Harada yang tengah berebut gelar. Walau begitu, ia masih terlihat belum terlalu dewasa dalam mengendarai motor berkapasitas lebih besar, karena di awal musim ia sempat beberapa kali terjatuh dan pulang tanpa mendulang poin sebelum ahirnya ia bisa tampil sedikit lebih konsisten. Usaha kerasnya membuah kan hasil dengan menyapu bersih 4 race terahir di musim debutnya di kelas menengah sekaligus mengahiri musim dengan menyeruak di posisi 2 klasmen ahir dengan perolehan 9 podium, 5 diantaranya adalah kemenangan dengan mengemas 201 poin. Itu merupakan sebuah prestasi spektakuler yang dilakukan seorang debutan di kelas 250 cc selama kelas ini pertama kali di adakan. Seperti yang ia lakukan dikelas 125cc, Ia kembali jadi kampium di musim keduanya dengan memperoleh 12 podium, 9 diantaranya adalah kemenangan, Dan mengemas 325 poin.perolehan ini sekaligus mengantarkanya untuk memperoleh titel keduanya. Kala itu ia harus bersiteru hebat dengan Tohru Ukawa, Loris Capirosi dan juga Shinya Nakano. Prestasi gemilang tersebut membuat Honda kepincut ingin meminang Rossi untuk berlaga di kelas para raja. Hingga ahirnya Honda mengkonfirmasi kabar itu dan mengumumkan formasi pembalap mereka untuk musim 2000. Dan disana tercantum nama si anak ajaib, Valentino Rossi. Perlu diketahui, Honda adalah pabrikan yang begitu mengamati pembalap muda- pembalap muda bertalenta. Dan mereka akan memburu pembalap bertalenta tersebut untuk menjadi punggawa mereka di gelaran para raja ini. Di kelas ini juga Rossi sempat mendapat julukan baru yaitu, Valentinik. Julukan ini berasal mula dari tokoh kartun Daffy Duck yang menjadi superhero yang di Italia di kenal dengan nama Paperinik. 500cc/motogp Debut Rossi di kelas para raja layaknya ketika ia melakukan debut di kelas 250 cc. Ia mengawali musim dengan berbagai masalah dan kecelakaan. Ia berjibaku keras dengan Kenny Robbert dan Max Biaggi untuk langsung memburu gelar di musim debutnya ini. Hingga beberapa seri ia ahirnya baru mampu mengkombinasikan bakatnya dengan ketenangan yang seharusnya dimiliki oleh setiap pembalap. Puncaknya ketika ia menjalani race Inggris di sirkuit Donnington Park dimana ia tampil sebagai pemenangnya sekaligus mendapuk kemenagan pertamanya di kelas para raja. Keputusan Honda untuk menggaet Rossi memeng tak salah, karena di tahun debutnya, Rossi langsung tampil gemilang dengan langsung menduduki runner up di klasmen ahir. Rincianya adalah 10 podium, 2 diantaranya adalah kemenangan di Inggris dan Austaralia dengan mengemas 209 poin. Kemenagan pertama yang ia raih di gp Inggris adalah permulaan dimana ia akan menjadi rider yang paling banyak mengemas kemenanga di kelas primer ini. Selain menjadi runner up di klasmen ahir, ia juga menjadi Rookie Of The Year sekligus mengalahkan kampatriotnya yang saat itu juga berstatus sebagai debutan Loris Capirosi yang juga mengincar penghargaan yang sama. Namun nyatanya, Rossi tetap lebih unggul hingga ahirnya Rossi yang mampu mendapuk penghargaan itu. Sedangkan Capirosi sendiri harus puas berada di urutan 7 klasmen ahir. Di tahun 2001 seperti menjadi musim yang begitu mudah untuk Rossi dalam usahanya memburu gelar di kasta tertinggi Grand Prix. Ia melenggang menyapu 3 seri awal dengan menjadi pemenang. Namun sesudah memasuki race ke 4, semua rider di kelas para raja ini menunjukan taring mereka sebagai rider yang juga mempunyai tujuan yang sama, yaitu menggondol titel kelas Motogp sekaligus menunjukan kepada dunia bahwa mereka layak bertarung sebagai pembalap terbaik di planet bumi ini. Biaggi, Capirosi, dan Alex Baros saling bahu membahu menjegal Rossi selama musim 2001 berlangsung. Mereka merupakan penantang serius Rossi dalam menggapai gelar juara. bahkan ada rider Rookie asal Jepang yang sempat merecoki 3 rider tadi untuk menjegal Rossi. Dia adalah Shinya Nakano yang pada musim ini menggondol gelar Rookie Of The Year. Sebagai rider Rookie, ia finis dengan sangat konsisten. Dengan berbagai tekanan dan perlawanan dari para seniornya dalam perjalananya menggapai mahkota juara, tidak membuat rossi patah arang dan menyerah. Ia membuktikan bahwa ia telah layak membawa pulang titel kelas motor paling bergengsi seantero bumi ini. Bahkan hingga menyisakan 4 seri tersisa, ketiga pesaingnyalah yang menunjukan tanda-tanda menyerah. Itu terbukti ketika rossi menyapu bersih 4 seri tersisa. Di musim keduanya rossi memperoleh 13 podium, 11 diantaranya adalah kemengan dengan mengemas 325 poin. Setelah melalui musim yang panjang dan melelahkan, Rossi pun ahirnya mampu merebut titel juara dari tangan Kenny robert jr, dan lagi-lagi jadi juara di tahun keduanya. Bertarung keras dengan Max Biaggi yang sejak awal musim telah bringas memburu titel juara tidak membuat nyalinya ciut. Ia malah semakin semangat dan membuat Biaggi kedodoran dalam membendung usaha rossi untuk melengkapi titelnya yang ke3 dengan menjadi juara dunia motogp di tahun 2001. Ia juga menjadi rider kedua yang mampu mengumpulkan lebih dari 300 poin setelah mick doohan yang mampu mngemas 340 poin di tahun 1997. Dengan pengalaman yang sudah di dapat selama 2 tahun di kelas tertingi, rossi semakin dewasa dan sangat tenang dalam membawa motornya. Ia semakin tak terbendung di tahun ketiganya ini. Ia hampir menyapu bersih 10 seri pertama jika saja tidak terjatuh di brno. Ia seperti tidak ada lawan musim ini. Lawan-lawanya tahun lalu tak bisa konsisten melihat karena melihat kedigdayaan rossi. Padahal, di tahun 2002 terjadi perubahan regulasi mesin ynag tadinya motor berkapasitas 500cc 2 tak ke motor yang berkapasitas 990cc 4 tak. Namun regulasi baru tersebut tak menghalangi rossi untuk terus mengumpulkan titel-titelnya. Malah para kompetitornyalah yang seperti baru naik motor lagi. Itu karena mereka harus beradaptasi dengan motor yang mempunyai kapasitas lebih besar. Di musim ini sempat terjadi perseteruan rossi dengan biaggi. Itu di karenakan ulah biaggi di suzuka. Saat itu selapas start di tikungan pertama, biaggi dengan sengaja melakukan tindakan yang kurang sportif dengan mendorong motor rossi dengan lenganya. Akibatnya, motor rossi sedikit keluar gravel hingga membuat rossi tercecerhingga posisi 9. Sedangkan biaggi melenggang memimpin race. Namun bukan rossi namanya ketika rossi tidak juara karena ulah jail pesaingnya itu. Setelah tercecer, di salah satu tikungan, terlihat dengan jelas ketika rossi mengacungkan jari tengahnya. Itu merupakan isyarat untuk biaggi bahwa ia akan mengajar dan mengalahkanya. Benar saja. tepat di lap terahir, rossi menekan biaggi habis-habisan sekaligus menekuknya untuk mengambil alih posisi pertama dan melenggang menjadi juara. Mungkin race itu akan menjadi race yang takkan pernah dilupakan oleh rossi maupun biaggi. Di musim 2002 rossi mampu mempertahankan gelarnya dengan mengemas 15 podium sekaligus memborong 11 kemenangan dengan mengemas 355 poin sekaligus memecahkan rekor poin tertinggi dalam yang di raih dalam satu musim milik mick doohan pada tahun 1997, yakni 340 poin. Rider Spanyol mulai unjuk gigi Tahun ke empat rossi berlaga di kancah motogp semakin memunculkan banyak pesaing yang lebih tangguh. Beberapa tahun lalu rossi hanya mendapat perlawanan sengit dari rider asal negrinya sendiri. Namun musim ini berbeda. Karena ada satu rider spanyol yang menantang rossi habis-habisan dari awal hingga ahir musim berlangsung. Sete gibernau adalah sosok yang di maksud. Ia menjadi penantang rossi paling serius musim ini. Terbukti ia kerap kali berduel sengit dengan rossi. Bahkan Rossi pun kerap terlihat kesulitan untuk membekuk laju sete. Namun sikap tenang karena telah memiliki lebih banyak pengalaman menjadi modal besar rossi untuk tetap bisa mengamankan mahkota juaranya dari gempuran hebat Sete. Belum lagi ada kejutan dari debutan asal negri paman sam yang di ahir musim dianugerahi sebagai debutan terbaik atau Rookie Of The Year tahun 2003, nicky hayden. Rider asal amerika ini sebelumnya berlaga di Ama Supersport. Dan musim ini ia mencoba peruntungan di ajang balap motor terakbar di dunia ini. Dan musim debutnya berjalan baik menginagat ia mendapuk debutan terbaik musim ini sekaligus berhasil mengemas 2 podium pardananya. Rossi pun ahirnya kembali dinobatkan sebagai juara motogp musim 2003 dengan peroehan 16 kali podium dari 16 race dan 9 diantaranya adalah kemenangan dan mengemas 357 poin. Itu merupakan gelar ke3 di kelas para raja dan gelar ke5 untuk akumulasi seluruh kelas ( motogp 3x tahun 2001-2003, 250 cc 1x di tahun 1998, dan 125 cc 1x tahun 1997. Rosssi pun kembali memecahkan rekor perolehan tertinggi yang diraihnya tahun lalu, yakni 355 mejadi 357 poin. Namun di ahir musim ini Rossi memberikan pernyataan mengejutkan tentang kepindahanya dari pabrikan besar Honda ke yamaha yang saat itu mengalami masa sulit karena sejak tahun 1992, yamaha tak mampu lagi merengkuh gelar juara kelas paling bergengsi sedunia ini. Apalagi ia tengah berada di puncak kariernya bersama honda. Ia dengan tim kuat seperti Repsol Honda telah menjadi lawan yang menakutkan untuk para rider yang berkompetisi di kelas para raja ini. Tidak banyak yang tau tentang sebab kepindahan Rossi dari Repsol Honda ke Yamaha. Namun ada beberapa sumber menyebutkan, rossi sakit hati oleh pihak Honda yang mengatakan Rossi bisa melaju cepat karena kehebatan motor Honda. Dan motor kuat Honda adalah penentu atau faktor utama yang membantu rossi untuk meraih gelar. Namun, menurut Rossi tidak seperti itu. Ia berpendapat skil jauh lebih penting dari pada motor yang kompetitif untuk meraih gelar juara. Dan dengan alasan itu, resmilah rossi berseragam yamaha untuk musim motogp 2004. Dan di kelas para raja ini, Rossi kembali mempunyai sebuah julukan. Namun kini Rossi sendiri yang menentukan julukan yang tepat untuk dirinya. The Doctor adalah julukan Rossi di kelas para raja. Alasan Rossi menjuluki dirinya dengan julukan The Doctor adalah, untuk mengalahkan begitu banyak lawan tangguh di perheltan moor terakbar ini adalah berpikir tenang seperti dokter. Itulah alasan rossi menjuluki dirinya dengan sebutan The Doctor. Pindah ke Yamaha dan memulai petualangan dengan kuda besi baru. Keputusan menggemparkan yang di ambil rossi dengan meninggalkan tim repsol honda ke pabrikan yamaha begitu disayangkan oleh kampatriotnya, Max biaggi. Padahal memeng sewaktu bersama Honda, Rossi begitu dominan merengkuh gelar diatas motor Honda RC211V dari tahun 2001 hingga 2003. Sampai-sampai Max Biaggi berkomentar Namun bukan Rossi namanya jika tidak membuat keputusan kontroversial yang ia jadikan sebagai tantangan, juga sekaligus membuktikan ucapanya bahwa skil pembalap adalah penentu utama untuk meraih gelar. Ahirnya ucapan Rossi sedikit terjawab benar karena di awal race pertama musim ini ia mampu mempecundangi honda yang kala itu sete gibernau dan biaggi merupakan ujung tombaknya. Mereka berduel keras dari awal race hingga menjelang finish Rossi menekuk biaggi dengan YZR M1 tunggangan barunya. Rossi begitu gembira dengan kemenangan tersebut sampai-sampai ia langsung memarkirkan motornya ke pinggir gravel lalu menciumnya. Rossi membuktikan, walau ia tengah beradaptasi dengan tunggangan barunya, namun tak menghalanginya untuk tetap menjadi yang terdepan. Itu merupakan bukti kalau ucapan rossi memang benar adanya, bahwa skill pembalap lah yang menjadi senjata sebuah tim untuk memperoleh gelar. Dan untuk honda, itu merupakan tamparan keras yang dalam beberapa tahun terahir menjadi lawan yang mengerikan untuk para rival dengan RC211V nya. Walau menjadi juara seri pertama, namun rossi tak terlena, mengingat yamaha masih kalah top speed dengan honda. Juga perjalanan musim masih sangat panjang. Itu terbukti ketika 2 race berselang, rossi keteteran mengimbangi kecepatan honda. Namun bukan karena musuh bebuyutanya max biaggi, melainkan musuh baru rossi yang tahun kemarin menjadi penantang serius rossi dalam perebutan gelar. Setelah 4 race berjalan, ahirnya rossi semakin stabil dengan tunggangan barunya hingga menyabet hatrick kemenangan. Namun duel hebat kerap terjadi dengan sete, pun dengan musuh lamanya, biaggi. Rupanya musim ini rossi tidak selalu mendapat nasib baik. Tepatnya di gp qatar, dimana saat itu sebenarnya rossi akan start dari posisi 8. Namun karena ulah kru yamaha yang awalnya berniat mengusir debu, sete pun mengadukan kejadian tersebut hingga berujung panalty yang mengharuskan rossi start di posisi paling belakang yakni, posisi 21. Itu membuat rossi geram. Saat lombabaru berjalan 2 lap, rossi sudah kesetanan dan menerobos di posisi 4. Namun ketika itu ia membalap dengan emosi yang meluap naik kehingga ubun-ubun yang berahir menjukalkan rossi di lap 4. Dan Sete pun melenggang juara tanpa perlawanan berarti. Puncaknya setelah race, rossi pun menyambangi sete dan melontarkan kutukan bahwasanya kemenangan sete di qatar 2004 adalah kemenangan terahir dalam karier sete. Kemudian kutukan tersebut kondang hingga kini dengan sebutan, “Rossi’s Corse”. Namun berbagai masalah itu tak menghalangi rossi untuk merengkuh gelar juara yang ke 4 kalinya secara berturt-turut. Perolehan perincianya 11 podium, yang 9 diantaranya adalah merupakan kemenangan dan mengemas 304 poin. Di musim selanjutnya, Rossi semakin tak tertandingi. Ia semakin digdaya dengatan YZR-M1 besutanya hingga selain kembali menjadi juara dunia Motogp untuk ke5 kalinya secara berturut-turut, ia juga mencetak banyak sekali rekor yang mungkin akan sangat sulit dipatahkan oleh rider-rider di generasi selanjutnya. Rekor tersebut diantaranya, ia menjadi satu-satunya punggawa yamaha yang mampu memenangi race 5 kali berturut-turut. Ia juga menjadi salah satu rider yang mampu juara dunia 5 kali berturut-turut sekaligus menyamai prestasi Mick Doohan dan Giacomo Agostini. Rekor perolehan poin terbanyak dalam satu musim juga ia pecahkan lagi dari 357 poin menjadi 367 poin. Dan masih banyak lagi rekor-rekor lain yang telah ia gondol musim ini. Dengan prestasi yang teramat gemilang, namanya kini mulai disandingkan dengan para legenda motogp mick doohan dan giacomo agostini. Ia akan menjadi legenda balap era modern. Meski begitu, ia tidak dengan mudah merengkuh gelar juara, dikarenakan selain musuh bebuyutan Rossi seperti Max Biaggi, Sete Gibernau, dan Loris Capirosi, Rossi lagi-lagi mendapat musuh anyar. Ia adalah rekan senegaranya Marco Melandri dengan rider asal negri paman sam, Nicky Hayden. Malah di musim ini, kedua rider tersebutlah yang lebih membahayakan ketimbang 3 seterunya itu. Terbukti melandri mampu menjegal rossi untuk meraih 2 kemenangan di race terahir. Hayden pun mampu selalu tampil di podium di 4 race ahir musim ini. Sehingga kedua rider tersebut manempati posisi 2 dan 3 klasmen ahir. Untuk 3 seteru Rossi dibeberpa musim lalu, mereka mengalami musim yang sulit. Terlebih giberau. Ia benar-benar seperti terkutuk oleh ucapan rossi di race qatar musim lalu, karena hingga musim berahir, ia hanya berada di posisi 7 klasmen ahir dengan tanpa meraih kemenangan satu seri pun. Untuk nasib capirosi dan biaggi lebih baik. Capirosi mampu finish di posisi 6 klasmen dengan merengkuh 2 kemenangan musim ini. Biaggi bernasib lebih baik, meski tak mendapat kemenangan layaknya gibernau, namun ia masih barada di posisi lebih baik ketimbang capirosi dan gibernau yakni di posisi 5 klasmen ahir. Namun ketika dinilik dari musim-musim sebelumnya, jelas mereka mengalami grafik prestasi menurun. Bernasib lebih baik ketimbang gibernau dan capirosi tidak berarti membawa kabar baik untuk biaggi. Dikarenakan untuk musim depan, biaggi tak lagi ikut dalam kompetisi akbar ini. Honda tak memperpanjang kontrak denganya. Dikabarkan honda kecewa pada biaggi gara-gara tak mampu membendung rossi dan M1 dalam merengkuh gelar musim ini. Padahal saat itu biaggi ditugasi sebagai punggawa utama di paddock honda untuk membendung rossi. segala kemauanya akan dituruti oleh pihak honda. Namun ia tetap gagal membendung rossi hingga ahirnya mendepaknya. Rupanya di balik di depaknya biaggi di latar belakangi oleh sosok rider muda berbakat asal spanyol dani pedrosa. Meski ia masih 20 tahun, namun prestasi gemilangnya membuat namanya kerap disandingkan dengan valentino rossi. ia merupakan pembalap termuda yang mampu meraih gelar di kelas 250cc. Bahkan ia melakukanya 2 kali berturut-turut (2004-2005) setelah ia sukses menjadi juara dunia di kelas 125cc pada tahun 2003. Gelar terlepas Memang didunia ini tak ada yang abadi. Dan yang tebiasa di atas tidak akan selalu di atas. Entah itu karena faktor ketidak beruntungan atau pun memang ia tengah bernasib buruk. Begitupun sosok valentino rossi. Di tahun 2006, YZR-M1 tengah terkendala oleh problem getar pada mesin, sehingga motor tak mampu bekerja maksimal. Ini adalah kendala rossi untuk menjadi yang terbaik. Namun, karena kepiawaian Vale sebagai seorang rider, ia tetap menunjukan eksistensinya untuk meraih gelar, walau ahirnya hanya runner up saja yang didapat. Karena Vale harus merelakan gelarnya pada rider asal Amerika, Nicky Hayden. Belum lagi gempuran dari Capirosi dan Melandri, juga aksi fenomenal rider debutan Dani Pedrosa yang jadi rekan setim Hayden di team repsol Honda. Meski begitu, terlihat ia begitu bekerja keras musim ini. Ia terkadang tetap mampu fight di depan dalam beberapa race sebelum terkadang ia menemui berbagai kendala pada motornya, ataupun karena crash. Banyaknya rider muda hebat yang mengincar posisinya sebagai raja balap motor mungkan memberikan tekanan pada mentalnya hingga berujung pada buyarnya konsentrasi dan ketenangan saat balap dimulai. Musim kali ini begitu kompetitif. Pasalnya, 5 rider teratas berpeluang menjadi juara dunia. Meski begitu, ahirnya hayden lah yang menjumpai juara di di kelas para raja ini. Ia tampil mampu memanfaatkan kondisi lawan-lawanya yang sedang dalam kondisi kurang optimal juga mampu tampil konsisten untuk mendulang poin hingga mangantarkan ia menjadi kampium kelas para raja di musim ini. Saat itu di race ahir valencia hanya tinggal rossi dan hayden saja yang masih punya kesempatan untuk merengkuh gelar. Nahas buat rossi yang sebelum race menjadi pemimpin klasmen. Ia terjatuh saat berada di posisi 7 dan ahirnya ia hanya finish di posisi 13. Berbanding terbalik dengan nasib rossi. hayden mampu finish dan tampil di atas podium sehingga ia mampu mengugguli poin rossi. hayden pun juara dunia hanya dengan selisih 5 poin saja. ini menjadi musim yang baikuntuk team repsol honda. Pasalnya, kedua ridernya mampu tampil sebagai kandidat juara. mereka tak salah merekrut rider muda bertalenta asal spanyol, dani pedrosa. Rekan setim hayden itu juga sebenarnya nyaris saja langsung menjadi juara di musim debutnya. Ia hanya berselisih 37 poin dari hayden yang menjadi juara dunia dengan memenangi 2 race dan mengemas 215 poin serta menempatkanya di posisi 5 klasmen ahir. Prestasi tersebut membantu ia untuk mengantongi kategori rookie of the year musim ini. Untuk rossi sendiri, meski ia memiliki berbagai problem, ia tetaplah sang maestro yang memberikan sejuta kejutan. Pasalnya ia tetap menjadi rider yang mampu memenangi race terbanyak. Ia mampu mengemas 5 kemenangan dari 10 podium yang ia raih musim ini dengan mengemas 247 poin dan menempatkanya pada posisi runner up musim ini. Regulasi anyar dan Musuh anyar Di tahun ini perubahan regulasi kembali terjadi, dari motor yang awalnya berkapasitas 990cc diredam menjadi 800 cc. Perubahan ini diupayakan untuk meredam tenaga motor yang terlampau besar agar tetap aman untuk keselamatan para pembalap. Race awal musim 2007 memberikan kejutan dimana ducati yang digadang-gadang akan menjadi motor menakutkan pun terjawab. Kejutan kedua datang dari sosok pemuda asal australia yang tahun lalu mejalani debut dengan tim lcr honda, casey stoner. Ialah yang mendalangi motor ducati menjadi kuda besi yang bak monster menakutkan untuk para rivalnya. Valentino rossi menjadi tumbal pertamanya. Ia dipecundangi oleh casey stoner dengan ducatinya di trek lurus tepat di ahir balapan. Ia pun harus rela posisi pertamanya diambil oleh casey setelah lama memimpin balap. Kejutan semakin berlanjut ketika dani pedrosa juga mampu tampil lebih baik dari rekan setimnya, nicky hayden yang notabene peraih juara dunia di musim lalu. Malah hayden tampil melempem. Ada isu beredar RC212V besutan hayden tidak cocok dengan tubuhnya yang terlampau besar dan tinggi. Memang tahun ini RC212V berbentuk lebih kecil dari pada spek tahun lalu, RC211V. Dikabarkan, repsol honda memang lebih memilih mencocokkan motornya dengan dani pedrosa yang notabene rider asal spanyol seperti repsol yang juga berasal dari spanyol. Apalagi ketika mereka telah melihat potensi pedrosa sebagai bintang motogp masa depan. Stoner sendiri semakin jumawa dengan besutan anyarnya musim ini. Ia menjadi sosok rider yang begitu mengerikan untuk para rivalnya. Dengan top speed yang tak tertandingi oleh motor pabrikan lain, desmocedi gp7 memang sering menekuk lawanya di trek lurus. Perubahan regulasi rupanya membuat Rossi terhambat untuk mampu merebut kembali gelar yang sempat terlepas ketangan Nicky Hayden. Karena, di tahun ini Rossi kembali terpental dari tangga juara, bahkan di race terahir musim 2007,vale harus melepaskan posisi runner upnya ke tangan Dani Dedrosa. Sedangkan Casey stoner memberi kejutan dan tampil digdaya hingga menyabet 10 seri yang mengantarkan dia menjadi juara dunia. Dan nasib kurang baik mengahampiri sang juara tahun lalu, Nicky Hayden. Bukanya mempertahankan mahkota tahun lalu, musim ini ia malah tampil melempem. Ia hanya bertengger di posisi 8 klasmen ahir dengan mengemas 3 podium dan 127 poin. Ia bahkan harus rela dikalahkan oleh rekan setimnya, Dani pedrosa yang musim ini mampu memprbaiki posisi dengan menempati posisi tepat di belakang sang juara. kembali ke level tertinggi Setelah dua tahun suram, ahirnya Rossi mampu mebayar tuntas di tahun berikutnya. Padahal, ia memulai musim dengan kurang baik. Ia hanya finis ke 5 di gp Qatar. Ia bahkan kalah dengan kampatriotnya yang tengah menjalani musim debutnya, Andrea dovisiozo. Namun ketika Rossi mampu menaklukan sirkuit Sanghai, Lea mans, dan Mugello, rider berambut kriting itu kembali melenggang memperlebar gap poinya untuk mengejar mahkota juara. Musim 2008 adalah musim yang berat sekaligus manis untuk Rossi, karena di tengah keganasan Casey Stoner dengan Desmocedi GP08nya ia masih mampu tenang dan tampil kompetitif. Ia berkali-kali melakukan duel hebat dengan Stoner. Bahkan di seri Laguna Seca, Rossi dan Stoner melakukan batlle yang sampai sekarang (2014) di anggap sebagai duel terhebat dan paling menegangkan sepanjang pergelaran akbar ini dihelat. Saat itu Rossi begitu sengit duel dengan stoner dari lap pertama hingga ahirnya Rossi mampu membungkam keganasan Desmocedi GP08 stoner di lap 22. Lucunya, seusai race tersebut, ada media masa yang menamai duel tersebut dengan judul” MAN VS MACHINE”. Silahkan maknai sendiri maksud dari judul yang ditulis media itu. Dani pedrosa sendiri mengalami nasib kurang baik dalam perburuan gelar kelas tertinggi ini. Pasalnya, ia mengalami kecelakaan hebat di gp sachenring yang membuat ia absen di gp amerika dan tampil kurang maksimal pada race-race selanjutnya, serta kehilangan poin-poin penting yang sejatinya mampu mengantarkan ia ke tangga juara. Padahal saat iti dani tengah melesat meninggalkan Stoner yang berada di posisi 2 dengan gap 7,5 detik, dan saat itu ia tengah memimpin klasmen sementara. Di musim ini, sang juara dunia 2006 Nicky hayden resmi pindah ke tim Ducati dan akan bertandem dengan Stoner. Di tahun ini, Rossi mengoleksi 16 podium yang 9 diantaranya adalah kemenangan dengan mengemas 373 poin, yang berarti Rossi telah mempertajam rekor perolehan poin terbanyak dalam satu musim yang dulu hanya 367 poin kini menjadi 373 poin. Di musim ini, ia harus kehilangan piaraan kesayanganya Guido yang meninggal karena sakit. Guido adalah sosok Anjing kesayangan piaraan Rossi. kematian Guido berbarengan ketika Rossi akan menjalani race sepang. Dan Rossi memberi hadiah kemenangan race sepang untuk anjing kesayanganya itu. Kini gambar Guido selalu menghiasi belakang jok motor Rossi. Namun, Rossi tidak boleh tenang, karena tahun ini muncul rider muda bertalenta dari spanyol yang bernaung di teamnya, Jorge lorenzo yang kelak akan menjadi rival abadi dalam perburuan juara balap paling prestisius ini. Terbukti di tahun 2009, hanya Lorenzo yang mampu tampil bringas untuk menjegal Rossi. padahal, jika tanpa Lorenzo, tahun 2009 akan menjadi musim yang santai untuk Rossi dalam merengkuh gelar selanjutnya. Pasalnya, dani pedrosa dan casey stoner sedang dalam kondisi yang kurang prima. Lorenzo menunjukan kelayakanya sebagai seorang rider yang patut diperhitungkan dalam perebutan titel juara. semua itu ia tunjukan dalam beberapa race, ia adalah yang paling ngotot dan paling alot ketika berduel dengan the doctor. Puncaknya adalah ketika race catalunya dan race san marino, dimana pada race tersebut terjadi duel sengit yang menjadi awal dimana mereka akan saling bertarung sebagai seorang penunggang motor sejati dalam perburuan sebuah gelar. Walaupun dalam dua race tersebut Rossi mampu mengasapi Lorenzo, namun dari dua race tersebut pula Rossi menyadari ada rival yang juga mempunyai tujuan sama di dalam teamnya. Meski begitu, tahun ini Rossi masih mampu mempertahankan sekaligus mengoleksi gelarnya. Di beberapa race, terlihat sekali betapa pengalaman dan juga ketenangan pembalap sangat berpengaruh dalam hasil sebuah pertandingan. Lorenzo berkali-kali jatuh ketika berduel dengan Rossi. itu menunjukan bahwa ia masih membalap dengan emosinya sebagai rider muda. Dan itu adalah faktor utama yang membuat ia belum layak untuk menggendong titel juara musim ini. Berbeda dengan Rossi. rossi mampu mengendalikan emosi serta mampu tampil tenang ketika berduel dengan lorenzo. Itu berkat puluhan, bahkan ratusan duel yang telah ia lakukan selama berkarier di kancah balap motor. Ia memang terkenal rider agresif, namun ia matang, sehingga ia tidak sampai membehayakan diri sendiri ataupun rider lain. Agresif, tapi halus. Itu semua ia hasilkan dari pengalaman, juga ketenangan dalam mengendarai kuda besinya. Ia membalap dengan jiwa dan hati yang totality untuk menghibur semua fansnya di belahan bumi ini. Ia mendedikasikan dirinya untuk dunia balap dan menghibur jutaan fansnya di seluruh belahan bumi. Padaha jika ditilik, umur rossi bukan lagi sebagai pembalap muda yang selalu bringas dalam lomba dan berfisik bugar. Namun, justru lawan-lawanya merupakan pembalap muda yang bertalenta tinggi dan selalu bringas dalam setiap race. Disinilah pengalaman yang tentunya dimiliki oleh the doctor bisa memberinya keuntungan. Dari beberapa duel musim ini, jelas sekali rossi tetap yang terbaik karena dia satu-satunya rider yang mempunyai segudang pengalaman dan serentetan duel-duel yang pernah ia jalani. Setiap kali melakukan batlle, rossi selalu tenang dan terkesan tak terburu-buru dalam melakukan manuver balasan ketika sang lawan merebut posisinya. Atas dasar itulah ia selalu memenangi duel-duel hebat. Ia merengkuh 13 podium dan memenangkan 6 race serta mengemas 304 poin. Ia juga mendapat bonus mobil mewah keluaran terbaru BMW karena memenangkan pole position terbanyak, yakni 7 pole position. Musim ini adalah tekanan buat rossi, dimana musim ini lorenzo telah semakin matang dan begitu konsisten dalam meraup poin. Kali ini, ia tidak mau kalah lagi oleh seniornya dalam perburuan gelar taun ini. Apalagi lorenzo menantang yamaha agar melakukan dia seperti yamaha melakukan rossi niscaya lorenzo akan mampu memberikan hasil yang lebih untuk yamaha. Sontak itu membuat rossi geram. Rossi pun menyuruh yamaha untuk memilih dirinya atau lorenzo, karena dalam prinsip rossi, tidak pernah ada 2 matahari dalam satu siang. Hingga puncaknya ketika yamaha lebih memilh lorenzo ketimbang rossi yang mereka anggap tengah mengikis karier di karenakan faktor usia yang terbilang tak muda lagi. Patah kaki ditahun 2010 ini, Vale mengalami nasib kurang baik.kecelakaan di fp2 di mugello membuat vale mengalami cedera patah kaki dan harus terpaksa absen beberapa seri, hingga ahirnya vale pun harus kehilangan banyak poin untuk mempertahankan gelarnya. Dan ini dimanfaatkan oleh jorge lorenzo, Casey stoner dan Dani pedrosa untuk memperlebar gap poin mereka. Setelah beredar kabar vale butuh 5 bulan untuk penyembuhan cederanya, Namun vale membuat kejutan dengan kembali disachenring,yang hanya berkisar sebulan lebih saja dari cedera yang didapatnya. Dengan cederanya, di sachenring vale menargetkan finis 5 besar. Dan ketika race, Vale membayar prediksinya dengan finis di urutan 4. Bahkan ia sempat berduel dengan stoner untuk tempat ke 3. Kejutan lain datang saat vale kembali melakukan duel duel sengit dengan jorge lorenzo di gp jepang, dan duel itu dimenangkan vale. Puncaknya, ketika vale mampu menempati podium tertinggi disepang, yang ketika itu, Jorge lorenzo pun melengkapi kesuksesan yamaha dengan mengunci gelar motogpnya yang pertama. Namun kejutan-kejutan tadi tak seheboh kejutan yang terjadi setelah race brno. Karena setelah race brno berahir, Vale dalam jumpa persnya mengumumkan, dirinya akan berlabuh ke tim ducati untuk tahun 2011. Musim-musim terburuk Bersama ducati adalah dimana dua musim terburuk dan terberat dalam karir Vale. Semua benar-benar hancur ketika vale ke ducati. Vale yang dulu bertaji, kini tengah terpuruk. Biasanya ia mampu fight bersama rider-ridder ungulan untuk berebut titel juara. Setidaknya, hanya untuk berduel menghibur penonton. Namun, kini semua berbeda. Jangankan berduel dengan rider unggulan untuk gelar juara, untuk menembus 5 besar saja vale harus berjuang sekuat tenaga untuk mencapainya. Selama dua musim bersama ducati,vale hanya mampu mengemas 3 podium dengan bertengger diposisi 7 klasmen ahir 2011, dan posisi 6 klasmen ahir pada 2012. Pulang ke rumah dan kembali menghibur semuanya 2013 memang menjadi musim pulangnya rider paling melegenda Valentino rossi ke paddock yamaha. Ini sungguh kontroversial. Pasalnya, di pertengahan musim lalu sempat terdengar kabar bahwa yamaha dan honda sudah tutup pintu untuk rider yang khas dengan nomor punggung 46 tersebut. Itu dikarenakan, pihak yamaha dan honda mengklaim, the doctor sudah dalam pengikisan kariernya di karenakan faktor usia yang tak lagi muda, juga melihat dari prestasi musim 2012 bersama ducati pun sudah sangat jauh merosot di banding dengan valentino beberapa tahun lalu. Namun, entah apa yang terjadi, di ahir-ahir musim 2012 terdengar kabar bahwa rider asal italia itu tengah bernegosiasi untuk kembali berseragam yamaha di musim 2013. Dan kebenaran kabar tersebut dikonfirmasi oleh pihak yamaha. Tes pra musim untuk 2013 pun dimulai. Hasilnya, cukup mengejutkan. Ia kembali berada di top 3. Padahal sewaktu bersama ducati, bersaing untuk posisi Umur Musim 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 poin class 17th 1996 6 11 11 4 4 - - 5 - 3 1 5 - - 14 111 125cc 18th 1997 1 - 1 1 2 1 1 1 1 1 1 3 1 1 6 321 125cc 19th 1998 - - 2 2 2 - 1 - 3 - 1 1 1 1 201 250cc 20th 1999 5 7 1 - 1 1 2 1 1 1 2 8 1 1 1 3 309 250cc 21th 2000 - - 11 3 3 12 3 6 1 2 2 3 - 1 2 3 209 500cc 22th 2001 1 1 1 3 - 1 2 1 7 1 1 11 1 1 1 1 325 500cc 23th 2002 1 2 1 1 1 1 1 1 1 - 1 1 2 2 1 1 355 990cc 24th 2003 1 2 1 2 1 2 3 2 2 1 1 1 2 1 1 1 357 990cc 25th 2004 1 4 4 1 1 1 - 4 1 2 1 2 - 1 1 1 304 990cc 26th 2005 1 2 1 1 1 1 1 3 1 1 1 - 2 1 1 2 3 367 990cc 27th 2006 14 1 4 - - 1 1 8 2 1 - 2 1 3 2 2 13 247 990cc 28th 2007 2 1 10 2 6 1 2 4 1 - 4 7 - 1 13 3 5 - 242 800cc 29th 2008 5 2 3 1 1 1 2 11 2 2 1 1 1 1 1 2 1 3 373 800cc 30th 2009 2 2 1 - 3 1 1 2 1 5 1 - 1 4 2 3 2 306 800cc 31th 2010 1 3 2 - - - - 4 3 5 4 3 6 3 1 3 2 3 233 800cc 32th 2011 7 5 5 3 5 6 4 6 9 6 6 10 7 10 - - - - 139 800cc 33th 2012 10 9 7 2 7 9 13 6 5 - 7 7 2 8 7 5 7 10 163 1000cc 34th 2013 2 6 4 12 - 4 1 3 3 4 4 4 4 3 4 3 6 4 237 1000cc 35th 2014 2 8 4 2 2 3 2 5 4 3 3 3 1 - 3 1 2 2 295 1000cc 36Th 2015 1 1000cc Win = 109 Pod 2 = 52 Pod 3 = 36 Pole = 59 Total poin = 5118

Tidak ada komentar:

Posting Komentar