Dia
tak bersayap layaknya para peri...
Namun
ia mampu taburkan pesona sejuta kali lebih indah..........
Ialah
senja yang sejak dulu ku rindu....
Ia
jejak indah yang takkan pernah terhapus dalam memori ku...
Seperti
ukiran dalam karang...
Mata
itu menatap dan menyentuh dasar kornea ku....
Merayap
melemahkan setiap saraf ku....
Tatapan
itu terhenti dicelah rongga hati yang kini berteman sepi...
membuat
ku membeku dalam malam ....
aku
yang dulu gontai,kini tegar menantang malam ...
menggenggam
jemari mu,berjalan beriringan,adalah dimana aku merasa tenggelam dalam
kenyamanan taida tara.....
akulah
bunga yang merekah karena hembusan nafas mu...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar